Pendidikan
tidak terlepas dari proses pembelajaran, dimana melalui pembelajaran inilah apa
yang dicita-citakan dan tujuan dari pendidikan nantinya disampaikan dalam
bentuk materi dan praktik. Corey (dalam Hendrawati dkk, 2012:2) mengungkapkan
mengenai konsep dari pembelajaran yaitu bahwa “pembelajaran merupakan suatu
proses dimana lingkungan seseorang secara disengaja dikelola untuk memungkinkan
ia turut serta dalam tingkah laku tertentu terhadap situasi tertentu, sehingga
pembelajaran merupakan subset khusus dari pendidikan”. Hal ini menunjukkan
bahwa lingkungan mempengaruhi tingkah laku dan sikap siswa dalam menerima
informasi. Dalam lingkup pembelajaran terdapat subjek serta objek pembelajaran,
dimana guru dan siswa merupakan subjek pembelajaran sedangkan materi merupakan
objek pembelajaran.
Dalam
menunjang proses belajar mengajar tentunya diperlukan adanya model
pembelajaran. Dalam memilih model pembelajaran tentunya harus disesuaikan
dengan karakteristik peserta didik serta kebutuhan dan kesesuaian dengan materi
dan fasilitas yang ada di sekolah. Sebelum menentukan model pembelajaran yang
ingin digunakan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas, ada beberapa faktor
yang harus diperhatikan seorang guru dalam menentukan pilihannya terhadap
penggunaan model pembalajaran yang akan digunakan nantinya, diantaranya adalah.
1.Guru diharapkan
mempertimbangkan hal-hal dalam menentukan tujuan yang hendak ingin dicapai.
a.Apakah tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai berkenan dengan kompetensi akademik,
kepribadian, sosial, keterampilan siswa, kognitif, afektif dan
psikomotor pada siswa?
b.Bagaimana kompleksitas tujuan pembelajaran
yang ingin dicapai? c. Apakah tujuan yang hendak dicapai itu memerlukan keterampilan akademik ?
2.Guru diharapkan
mempertimbangkan hubungan antara bahan atau materi dalam pembelajaran yang akan
disajikan.
a.Apakah materi
pelajaran yang akan disampaikan berupa fakta, konsep, hukum atau teori?
b.Apakah pembelajaran
yang akan berlangsung memerlukan prasyarat atau tidak?
c.Bahan atau sumber
pendukung sudah ada dan relevan untuk materi?
2.Guru diharapkan dapat
mempertimbangkan kemampuan dasar siswa
a.Apakah model pembelajaran yang dipilih sudah
tepat dengan kematangan siswa?
b.Apakah model
pembelajaran yang dipilih sesuai dengan bakat, mintat, dan kondisi siswa?
c.Apakah model
pembelajaran itu sesuai dengan karakter siswa?
3.Guru hendaknya
mempertimbangkan hal lain yang bersifat nonteknis atau waktu yang akan ditempuh
dalam penggunaan model tersebut
a.Apakah dengan satu
model tujuan pembelajaran sudah tercapai?
b.Apakah model yang
sudah ditetapkan itu sudah dianggap satu-satunya model yang dapat digunakan?
c.Apakah model pembelajaran itu memiliki nilai
efektivitas atau efisien
Setelah mempertimbangkan hal-hal tersebut di atas,
barulah kita dapat memulai kegiatan kita dengan harapan semoga tujuan yang
diinginkan dapat tercapai.
Selain memperhatikan aspek-aspek diatas, dalam memilih
model pembelajaran setidaknya juga terdapat 4 komponen yang harus diperhatikan
yaitu dari segi guru, peserta didik, fasilitas dan materi ajar. Adapun
ciri-ciri model pembelajaran yang baik yaitu :
1.Adanya
keterlibatan emosional-intelektual melalui kegiatan mengalami, menganalisis,
berbuat dan pembentukan sikap.
Dalam menggunakan model
pembelajaran haruslah sesui dengan materi yang nantinya akan disampaikan karena
jika model pembelajaran yang digunakan sesuai dengan materi maka siswa akan
dapat menganalisis maksud dari materi yang disampaikan sehingga karakter dari
siswa akan terbentuk dan pembelajaran akan tersampaikan dengan baik.
2.Adanya
keikutsertaan peserta didik secara aktif, kreatif, selama pelaksanaan model
pembelajaran.
Keterlibatan dan keikutsertaan
peserta didik dalam proses belajar mengjar merupakan suatu hal yang mendukung
keberhasilan model pembelajaran. Dalam menerapkan model pembelajaran tentulah
harus bisa menumbuhkan sikap aktif, kreatif siswa.
3.Guru
bertindak sebagai fasilitator, coordinator, mediator, dan motivator kegiatan
peserta didik.
Dalam hal ini guru tidak lagi masuk
secara dalam dalam pembelajaran melainkan guru hanya sebagai fasilitator,
mediator dan motivator. Saat model pembelajaran diterapkan diusahakan siswa
paham dengan model pembelajaran yang akan digunakan sehingga nantinya siswa
dapat mandiri dalam melaksanakan model pembelajaran tersebut dan guru hanya
sebagai fasilitator. Jika siswa mengalami kesulitan barulah guru membantu siswa
tersebut.
4.Penggunaan
berbagai metode, alat dan media pembelajaran.
Dalam menggunakan model
pembelajaran tidak menutup kemungkinan adanya penggabungan dengan model
pembelajaran yang lain bahkan media pembelajaranpun juga akan membantu
keberhasilan model pembelajaran tersebut.
Dengan
demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa sebelum menggunakan dan memilih model
pembelajaran maka guru harus memperhatikan beberapa komponen baik dari segi
tujuan, siswa, fasilitas, bahkan penggunaan media pembelajaran. Karena
keberhasilan penggunaan model pembelajaran juga ditentukan oleh beberapa aspek
tersebut. Selain itu juga perlulah adanya kerjasama antara guru dan siswa
sehingga apa yang diharapkan dari pembelajaran tersebut dapat tercapai.
Referensi
Jepot, I, S. (2013, Maret). Memilih Model Pembelajaran Yang Tepat.Retrieved Desember 23, 2016 from http://dewapemikir.blogspot.co.id /2013/03/memili
h-model-pembelajaran-yang-tepat.html
Morbi leo risus, porta ac consectetur ac, vestibulum at eros. Fusce dapibus, tellus ac cursus commodo, tortor mauris condimentum nibh, ut fermentum massa justo sit amet risus.