Model pembelajaran kooperatif

0 Comments

Hallo sahabat blooger, bagaimana kabarnya ? semoga sehat selalu ya. Ya kali ini saya ingin memberikan informasi terkait dengan model pembelajaran, ya sesuai dengan nama blog ini. Pastinya sebagai siswa kita tidak asing ya dengan yang namanya model pembelajaran kan, karena problem yang dihadapi hampir semua mahasiswa itu sama, kurang semangat belajar dikarenakan model pembelajaran yang kurang sesuai. Nah untuk menjawab pertanyaan mengenai masalah model pembelajaran, kali ini saya akan menjelaskan salah satu model pembelajaran yang ada yaitu model pembelajaran kooperatif. 

Model pembelajaran kooperatif ini merupakan salah satu model pembelajaran yang berfokus pada penggunaan kelompok kecil siswa untuk bekerja sama dalam memaksimalkan kondisi belajar untuk mencapai tujuan belajar. Sehingga dalam pembelajaran siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk berdiskusi. Model pembelajaran kooperatif dicetuskan oleh Johnson (1974), Robert Slavin (1983), Shlomo Sharan (1980). Strategi pembelajaran dengan kooperatif learning dipakai karena untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang arti pentingnya kerjasama kelompok namun tetap memperhatikan terhadap usaha individual. Hal ini sesuai dengan sifat dan kodrat manusia sebagai mahkluk sosial. Dalam menerapkan model ini tentunya terdapat langkah-langkah yang harus dilakukan oleh guru diantaranya yaitu
1. Tahap persiapan
Guru menentukan metode pembelajaran, guru terlebih dahulu menjelaskan materi secara singkat kemudian guru menata ruang kelas dan membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Pembagian kelompok dapat dilakukan dengan cara berhitung, atau mengurutkan berdasarkan ranking.
2. Tahap pelasanaan pembelajaran
Siswa melakukan diskusi yaitu mendiskusi persoalan yang diberikan oleh guru sehingga siswa mengeksplore persoalan dan diselesaikan dengan cara diskusi. Dengan adanya kerja kelompok seperti ini siswa akan bisa mandiri.
3. Sistem sosial
Sistem sosial dari model pembelajaran ini yaitu lebih menekankan sikap demokrasi, dimana melalui diskusi siswa akan bisa menghargai pendapat antar individu. Disini siswa juga berperan sebagai pelaksanaan diskusi dan guru sebagai fasilitator.
Dalam melakukan sintak perlu adanya kerja sama antar guru dan siswa sehingga keberhasilan dari model pembelajaran ini juga bergantung kepada keduanya. Selain itu dalam menerapkan model ini juga perlu adanya dukungan dengan fasilitas disekolah seperti perpustakaan, sehingga siswa bisa memperolah informasi yang banyak. 

Lalu bagaimana dengan kelebihan dan kekurangan dari model ini ? pasti setiap model pembelajaran tidak ada yang sempurna. Nah untuk kelebihan dari model ini yaitu bisa diterapkan untuk semua jenjang karena memadukan antara tujuan penelitian akademik, integrasi sosial, pembelajaran, dan proses kolektif. Setelah adanya kelebihan pastinya ada kelemahan. Untuk kelemahan dari model pembelajaran ini yaitu guru merasa cemas jika terjadi kekacauan saat proses diskusi. Kemudian banyak siswa takut bahwa pekerjaan tidak akan terbagi rata atau secara adil, bahwa satu orang harus mengerjakan seluruh pekerjaan tersebut. 
Nah untuk lebih jelasnya lagi mengenai bagaimana model pembelajaran kooperatif ini bisa klik link video ini ya. Klik Disini
 
Oke ya itu sedikit informasi mengenai model pembelajaran kooperatif, pasti kalian pada penasaran kan? Jangan pada bosan mengunjungi blog ini ya, semoga bermanfaat. Makasih juga buat sobat-sobat yang sudah berkunjung. Sampai jumpa, See you next tomorrow.


You may also like

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

Author Info

About me

Instagram

Facebook

About the Author

Instagram

Translate

Follow us

featured Slider

Pages

Flickr Images

Like us on Facebook

Flickr

Popular Posts